YayBlogger.com
BLOGGER TEMPLATES

Jumat, 23 Oktober 2015

Tugas ISD (TUGAS ISD 3.2)

Pertumbuhan penduduk berpengaruh terhadap kondisi sosial ekonomi suatu daerah. Apabila pertumbuhan penduduk tidak diimbangi dengan pertambahan fasilitas akan menimbulkan masalah-masalah seperti meningkatnya pengangguran, kemiskinan, kriminalitas, dll. Pertumbuhan penduduk dalam suatu daerah dipengaruhi oleh faktor-faktor demografi sebagai berikut :


  1. Kematian (Mortalitas). Dibagi menjadi 2 tingkatan :

    Pertama adalah tingkat kematian kasar ( Crude Death Rate/CDR)CDR adalah banyaknya orang yang meninggal pada suatu tahun perjumlah penduduk pertengahan tahun tersebut yang dinyatakan tiap 1000 orang.

    D = Jumlah kematian
    Pm = Jumlah Penduduk Pertengah tahun
    K = Konstanta = 1000

    CDR =   D   x K
           Pm

    Penduduk pertengah thn dpt dirumuskan

    Pm = ½ (P1+P2)

    Pm = P1+(P2-P1)
                       2

    Pm = P2-(P2-P1)
                      2
    Pm = Jumlah penduduk pertengah tahun
    P1 = Jumlah penduduk pada awal tahun
    P2 = Jumlah penduduk pada akhir tahun
    Kedua adalah tingkat kematian khusus ( Age Spesific Death Rate). Karena tingkat kematian dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti umur, jenis kelamin, dan pekerjaan. Dengan perbedaan resiko kematian tersebut, maka digunakan tingkat kematian menurut umur (Spesific Death Rate) yaitu menyatakan kematian pada kelompok umur tertentu 1000 penduduk pada kelompok umur yang sama
    ASDRi =   Di   x K
             Pmi
    Di = kematian utk kelompok umur i
    Pmi = Jumlah penduduk pada pertengah thn kelompok umur i


ILMU SOSIAL DASAR SEBAGAI SALAH SATU MATA KULIAH DASAR UMUM ( Tugas 3.1 ISD)

1. PENGERTIAN, TUJUAN ISD DAN IPS

Pengertian dan Tujuan
Ilmu Sosial Dasar merupakan pengetahuan yang menelaah masalah-masalah sosial, khususnya yang di wujudkan oleh masyarakat indonesia dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang seperti : Sejarah, ekonomi, geografi sosial, sosiologi, antropologi, psikologi sosial.Tujuan Ilmu Dasar Sosial untuk pembinaan mahasiswa :
a) Memahami dan Menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan masalah sosial.
b) Peka terhadap masalah sosial.
c) Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks.
d) Memahami jalan pikiran para ahli dari bidang ilmu pengetahuan lain dan harus bisa berkomunikasi dengan mereka.


2. PERSAMAAN DAN PERBEDAAN ISD DAN IPS

Persamaan :
a) Kedua-duanya merupakan bahan studi penting untuk kepentingan program pendidikan.
b) Keduanya bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
c) Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari masalah sosial dan kenyataan sosial.

Berbedaan :
a) ISD (Ilmu Dasar Sosial) diberikan di Perguruan Tinggi, sedangkan IPS diberikan di SD dan sekolah lanjutan.
b) ISD merupakan satu matakuliah tunggal, sedangkan IPS merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran.
c) ISD diarahkan kepada pembentukan sikap dan kepribadian, sedangkan IPS diarahkan kepada pembentukan pengetahuan dan keterampilan intelektual.


TUGAS 2 ISD

Perbedaan Pemimpin (Leader) dan Manajer


Pemimpin (leader) adalah seorang pemimpin yang mempunyai sifat-sifat kepemimpinan personality atau authority(berwibawa).  Ia disegani dan berwibawa terhadap bawahan atau pengikutnya karena kecakapan dan kemampuan serta didukung perilakunnya yang baik.  Pemimpin (leader) dapat memimpin organisasi formal maupun informal, dan menjadi panutan bagi bawahan(pengikut)nya. Biasanya tipe kepemimpinannya adalah “partisipatif leader” dan falsafah kepemimpinannya adalah “pimpinan untuk bawahan”.
Sedangkan manajer juga merupakan seorang pemimpin, yang dalam praktek kepemimpinannya hanya berdasarkan “kekuasaan atau authority formalnya” saja. Bawahan atau karyawan atau staff menuruti perintah-perintahnya karena takut dikenakan hukuman oleh manajer tersebut.  Manajer biasanya hanya dapat memimpin organisasi formal saja dan tipe kepemimpinannya ialah “autocratis leader” dengan falsafahnya ialah bahwa “bawahan adalah untuk pemimpin”.    
 

Lebih spesifik, perbedaan pemimpin (leader) dan manajer dapat dilihat dari tiga hal yang selalu berkaitan dengannya, yaitu: sumber kekuasaan yang diperoleh, bawahan, dan lingkungan kerja.
Berdasarkan sumber kekuasaan yang diperoleh, seorang manajer dipilih melalui jalur formal (seperti dipilih oleh komisaris atau direktur) dengan dasar yuridis yang dimiliki.  Artinya seseorang dapat menjadi manajer jika mempunyai dasar yuridis yaitu adanya surat keputusan atau surat pengangkatan.  Sedangkan pemimpin (leader) kekuasaan yang dimiliki berdasarkan kontrak sosial dengan anggota atau bawahan.