YayBlogger.com
BLOGGER TEMPLATES

Jumat, 14 Oktober 2016

Sumber Daya Alam


A. Pengertian Sumber Daya Alam

                Sumber daya alam (biasa disingkat SDA) adalah segala sesuatu yang berasal dari alam yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.Yang tergolong di dalamnya tidak hanya komponen biotik, seperti hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme, tetapi juga komponen abiotik, seperti minyak bumi, gas alam, berbagai jenis logam, air, dan tanah.

                Pada umumnya, sumber daya alam berdasarkan sifatnya dapat digolongkan menjadi SDA yang dapat diperbaharui dan SDA tak dapat diperbaharui. SDA yang dapat diperbaharui adalah kekayaan alam yang dapat terus ada selama penggunaannya tidak dieksploitasi berlebihan. Tumbuhan, hewan, mikroorganisme, sinar matahari, angin, dan air adalah beberapa contoh SDA terbaharukan. Walaupun jumlahnya sangat berlimpah di alam, penggunannya harus tetap dibatasi dan dijaga untuk dapat terus berkelanjutan. SDA tak dapat diperbaharui adalah SDA yang jumlahnya terbatas karena penggunaanya lebih cepat daripada proses pembentukannya dan apabila digunakan secara terus-menerus akan habis. Minyak bumi, emas, besi, dan berbagai bahan tambang lainnya pada umumnya memerlukan waktu dan proses yang sangat panjang untuk kembali terbentuk sehingga jumlahnya sangat terbatas.


B. SDA Yang Ada Di Indonesia

                Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki sumber daya alam yang cukup berlimpah. Hal ini di dukung juga dengan letak geografis Indonesia yang berada pada garis khatulistiwa sehingga menjadikan Indonesia negara tropis yang kaya akan sumber daya alam. berikut adalah 5 sumber daya alam yang berlimpah di indonesia :

•             Sumber Daya Laut     
                Laut merupakan salah satu kekayaan yang dimiliki Indonesia. Dari laut kita dapat mengambil berbagai manfaat demi memenuhi kebutuhan hidup manusia.Mulai dari bahan konsumsi hingga menjadi tempat destinasi wisata. Indonesia terkenal dengan kekayaan dan keindahan bawah lautnya, sehingga banyak sekali investor dan wisatawan dunia yang tertarik datang ke negeri ini.


•             Sumber Daya Hutan
                Indonesia dikenal sebagai paru-paru dunia. Karena di negeri tercinta kita ini masih banyak terdapat hutan. Hutan sangat berperan penting bagi kehidupan seluruh makhluk hidup di muka bumi ini.Namun belakangan ini, ada oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab membakar hutan demi kepentingan bisnisnya sendiri. Hal ini sangat merugikan bangsa Indonesia terutama yang berada di daerah Sumatera dan Kalimantan.

•             Sumber Daya Air

                Air di Indonesia dapat dibilang melimpah, walaupun di sebagian daerah masih banyak yang sering kekeringan. Selain udara, air juga merupakan sumber daya yang sangat dibutuhkan.Selain untuk konsumsi, juga sebagai kebutuhan industri. Namun, dengan semakin banyaknya kawasan industri, membuat kualitas air menurun karena sudah banyak yang tercemar. Air juga merupakan sumber daya alam terbarukan, karena kita dapat mengolahnya kembali menjadi air bersih.


•             Sumber Daya Tanah

                Tanah merupakan tempat dimana manusia melakukan berbagai aktivitasnya setiap hari. Mulai dari dijadikannya sebagai tempat tinggal, bercocok tanam, membangun jalan dan yang lainnya. Tanah juga dapat dijadikan sebagai bahan untuk mambangun sebuah bangunan, jalan dan lain-lain. Berdasarkan sifat batuan induknya, tanah di Indonesia dibedakan menjadi tiga bagian:

•             Tanah dengan Bahan Induk Vulkanik
                Awal terbentuknya tanah ini yaitu ketika ada gunung berapi meletus. Benda-benda yang dikeluarkan ketika gunung berapi meletus disebut material vulaknik. Material inilah yang kemudian membentuk tanah setelah melalui proses yang panjang. Tanah ini sangat subur, sehingga cocok sekali untuk dijadikan lahan pertanian.

•             Tanah Tertier
                Tanah tertier tidak terbentuk oleh material vulkanik. Tanah ini terletak di daerah sebelah timur Pegunungan Bukit Barisan, Bangka, Belitung, Kepulauan Riau, bagian utara Jawa Timur, bagian kecil dari Bali dan NTT, sebagian besar wilayah Sulawesi, Maluku, Kalimantan dan Papua.

•             Tanah Organik
                Tanah organik atau biasa disebut tanah humus yaitu tanah yang terbentuk dari tumpukan sisa tumbuhan. Tanah organik juga lebih terkenal dengan sebutan tanah gambut. Tanah jenis ini biasa berada di rawa-rawa dan sepanjang pesisir pantai Kalimantan, Sumatera, muara Membramo dan sebelah utara Merauke.


•             Sumber Daya Udara

                Udara memang tak kasatmata, tidak berasa dan tidak berbau. Namun keberadaannya sangat dibutuhkan oleh seluruh makhluk hidup di muka bumi ini. Mulai dari untuk bernafas bagi manusia dan hewan, proses fotosintesis (pembentukan zat makanan karbohidrat) bagi tumbuhan juga sebagai perlindungan bumi dari sinar matahari dan benda-benda luar angkasa yang jatuh ke bumi.lapisan udara atau atmosfir mampu menyaring radiasi ultraviolet yang sangat berbahaya bagi kehidupan di bumi dan juga mampu menghancurkan benda-benda langit yang jatuh ke bumi.
                Dengan garis pantai yang sangat panjang, membuat Indonesia memiliki potensi angin yang sangat melimpah. Ya, angin merupakan udara yang bergerak.Tenaga angin termasuk sumber daya alam yang tak ada habisnya. Untuk itu sangat sayang jika tidak dimanfaatkan keberadaannya. Selama ini tenaga angin di Indonesia sudah dimanfaatkan untuk pembangkit listrik dan untuk menggerakan pompa air.

C. Sumber Daya Alam dan Pertumbuhan Ekonomi

                Sumber daya alam merupakan salah satu faktor yang cukup penting dalam bidang ekonomi. Dalam faktor produksi, kita mengenal ada tiga faktor, yakni modal, tenaga kerja, dan sumber daya alam. Sumber daya alam menjadi faktor penentu terhadapn terciptanya suatu produk. Proses produksi selalu berkaitan dengan ketiga hal tersebut, yakni tenaga kerja, modal, dan sumber daya alam. Jika salah satu faktor hilang, proses produksi suatu barang tidak akan pernah terjadi.

                Hal ini dikarenakan ketiga komponen tersebut tidak dapat dipisahkan antara yang satu dengan lainnya. Oleh karena itu, harus ada sebuah pengkajian yang mendalam mengenai masalah tersebut agar proses produksi tidak terhambat. Padangan ekonomi terhadap sumber daya alam merupakan salah satu upaya agar faktor produksi tidak terhenti. Jika faktor produksi terhenti, pemenuhan kebutuhan masyarakat juga bisa terhenti dan berakibat pada tidak terpenuhi kebutuhan masyarakat tersebut.

                Dengan begitu dengan sumber daya alam yang berlimpah proses produksi akan semakin lancar dan dapat menghasilkan produk yang lebih beragam guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Sumber daya alam yang berlimpah dan berkualitas akan sangat berpengaruh dalam pertumbuhan ekonomi yang ada.


D. Pemanfaatan Sumber Daya Alam Hayati dan Non Hayati

1.            Sumber Daya Alam Hayati
Sumber daya alam hayati berasal dari hewan (fauna) dan tumbuhan (flora) memiliki banyak manfaat yaitu:

•   Manfaat bidang ekonomi :
ikan tuna, udang, dan cumi-cumi yang diekspor ke luar negeri dapat menambah devisa negara. Jenis kayu yang dibuat sebagai mebel dan ukiran juga dapat di ekspor. Masyarakat yang menaman tanaman di kebun masing-masing juga dapat menjual kayu untuk menambah penghasila keluarga. Petani juga menanam sayuran dan tanaman palawija untuk kebutuhan keluarga dan di jual sehingga meningkatkan perekonomian.

•   Manfaat bidang lingkungan :
Hutan dapat mengurangi pemanasan global karena mengubah gas karbondioksida sebagai oksigen.

•   Manfaat bidang wisata :
Banyak sekali di Indonesia memiliki wisata hutan dan wisata keindahan hewan laut dan terumbu karang.

•   Manfaat bidang makanan :
Jenis sayuran dan jenis hewan yang diambil dagingnya bisa memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari.
   


Asas Pengetahuan Lingkungan

Asas Pengetahuan Lingkungan


A. Pengertian Ekologi dan Lingkungan Secara Umum

Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Berasal dari kata Yunani oikos ("habitat") dan logos ("ilmu"). Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Istilah ekologi pertama kali dikemukakan oleh Ernest Haeckel (1834 - 1914). Dalam ekologi, makhluk hidup dipelajari sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya.

Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktor abiotik antara lain suhu, air, kelembaban, cahaya, dan topografi, sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling memengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan.

Ilmu lingkungan adalah bidang akademik multidisipliner yang mengintegrasikan ilmu fisika, biologi, kimia, ekologi, ilmu tanah, geologi, sains atmosfer, dan geografi untuk mempelajari lingkungan, dan solusi dari permasalahan lingkungan. Ilmu lingkungan menyediakan pendekatan interdisipliner yang terintegrasi dan kuantitatif untuk mempelajari sistem lingkungan.

Bidang terkait untuk dipelajari yaitu pembelajaran lingkungan dan teknik lingkungan. Pembelajaran lingkungan menggabungkan berbagai ilmu sosial untuk memahami hubungan antar manusia, persepsi, dan kebijakan mengenai lingkungan. Teknik lingkungan fokus pada desain dan teknologi untuk meningkatkan kualitas lingkungan di berbagai aspek.