CLU dan SET REGISTER
NAUFAL
IHSAN (15415005)
Kelas
4IB02
Jurusan
Teknik Elektro
Fakultas
Teknologi Industri
Universitas
Gunadarma
Pengertian
CLU dan SET REGISTER
1.
CLU
Unit kendali logika atau yang bahasa inggrisnya
Control Logic Unit (CLU) pada komputer mempunyai fungsi untuk memasukkan
informasi tentang instruksi dan mengeluarkan baris kendali yang diperlukan
untuk mengaktifkan operasi mikro yang semestinya.
Tidak hanya
setiap instruksi yang harus ditangani, tetapi semua sinyal kendali untuk
mem-fetch instruksi dan operand dari memori, untuk menangani interupsi dan
untuk memproses I/O harus dihasilkan oleh CLU.

Dalam
menjalankan instruksi-instruksi yang tersimpan di dalam memori, setiap
instruksi diambil (Fetched atau disalin dari memori oleh CPU), ditempatkan ke
dalam sebuah register dan dijalankan. Bagaimanapun juga, sebuah instruksi adalah
sebuah entitas yang kompleks yang pelaksanaannya tidak dapat dilakukan selama
satu periode waktu. Karena dalam kenyataannya lebih dari satu periode maka CPU
akan menghasilkan urutan dari urutan-urutan yang di fetch instruksi. Fungsi-fungsi
ini disebut sebagai operasi mikro.
2.
SET
REGISTER
Set register terdiri atas register-register
tujuan umum dan register dengan tujuan khusus, biasanya fungsi khusus dapat
digunakan langsung atau tidak langsung oleh instruksi program.General-purpose
register (register tujuan umum) dapat digunakan (oleh instruksi) sebagai
akumulator, sumber atau tujuan register data, atau register alamat yang berisi
pointer memori atau nilai indeks. Sebagai tambahan, register ini dapat
digunakan untuk memberikan fasilitas block, untuk mengijinkan adanya stacking,
dan menambah alamat indeks.

Special-purpose
register (register tujuan khusus):
-Index register untuk menyimpan angka konstanta yang digunakan
dalam perhitungan alamat memori yang efektif dalam mode pengalamatan indeks.
-Stack register
untuk operasi
subroutine atau untuk menangani kondisi perkecualian.
-Segment
register untuk
mengimplementasikan pemetaan memori ketika pemasukan memori utama.
-Memory refresh
register yang
menyediakan secara otomatis transparan refresh dari DRAM.
-Vector
interrupt register yang
memungkinkan tabel interupsi untuk menempatkan dimana saja dalam memori.
-Temporary
register untuk menangani
operand lanjutan atau hasil penyimpanan sementara dari operasi.
Referensi
http://wahyukr.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/36820/%281%29+Organisasi+%26+Arsitektur.ppt Diakses pada 25 Nov 2018 20.31
http://www.elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/index-arkomp.htm Diakses pada 25 Nov 2018 20.43
http://www.elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/index-organisasi_sistem_komputer.htm Diakses Pada
25 Nov 2018 21.03
http://ymukhlis.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/folder/0.1 Diakses pada 25 Nov 2018 19.43


Tidak ada komentar:
Posting Komentar