Evolusi
Arsitektur Komputer
Naufal
Ihsan , 15415005
Jurusan
Teknik Elektro
Fakultas
Teknologi Industri
Abstrak
Pada
era modern ini komputer adalah barang yang umum dan sering kita temui
dan sudah tidak dapat lepas dari perannya dalam kehidupan. Bahkan
sekarang sudah hampir setiap orang, khususnya pelajar, mahasiswa,
dosen hingga pekerja kantoran sudah memiliki komputer sendiri.
Komputer yang pada awalnya tahun 1950-an dibuat sebagai alat bantu
hitung kini berkembang dengan sangat pesat dan sudah tidak memiliki
persamaan dengan komputer modern sekarang ini. Permainan, perangkat
lunak dan aplikasi digital lainnya kini dapat dilakukan dengan alat
yang disebut komputer ini. Bahkan pada era modern ini dengan
perkembangan internet yang semakin meluas, komputer bisa menjadi alat
mencari uang, transfer uang, media bisnis, komunitas dan lain
sebagainya. Dengan fitur dan fungsinya yang begitu banyak dan sangat
penting, maka kini komputer merupakan salah satu barang yang sangat
dibutuhkan oleh sebagian besar orang. Padahal dalam waktu yang belum
mencapai 1 abad sejak di temukannya komputer pertama kali, komputer
telah ber-evolusi menjadi benda yang bisa di bawa dan di jinjing
kemana-mana.
Sudut
Pandang Historis
Sudut
Pandang atau Perspektif historis pada penulisan kali ini adalah
membahas tentang jalannya evolusi komputer dari mulai komputer yang
pertama kali ditemukan hingga komputer sekarang ini. Secara
historis komputer mengalami beberapa perkembangan sejak pertama kali
diciptakan, yaitu :
- Komputer Generasi Pertama (1942 – 1959)
Komputer
generasi pertama adalah komputer ENIAC
(Electronic
Numerical Integrator Anda
Computer) komputer
ini memiliki ciri yaitu;
- Program hanya dapat dibuat dengan bahasa mesin (Machine Language).
- Menggunakan konsep stored-program dengan memori utamanya adalah magnetic core storage .
Kemudian
ada HARDVARD
MARK II
dibuat pada bulan juli tahun 1947 dan mempunyai kemampuan 12 kali
lebih besar daripada HARDVARD
MARK I.
- Komputer Generasi Kedua (1959 – 1964)
Komputer
generasi kedua memiliki inovasi baru pada masanya yaitu digunakannya
transistor untuk sirkuitnya, dikembangkan di Bell
Laboratories
oleh John Bordeen, William Shockley dan Wolther Brattain pada
tahun 1947. Contoh dari komputer generasi kedua, adalah ;
IBM
model 1620,
IBM
model 1401, dll.
- Komputer Generasi Ketiga (1946 – 1970)
Di
generasi ke 3 ini komponen yang digunakan adalah IC (Integrated
Circuit) yang berbentuk Hybrid Integrated Circuit dan Monolithic
Integrated Circuit. Contoh dari komputer generasi ketiga, adalah :
-
IBM S/370
-
UNIVAC 1106
- Komputer Generasi Keempat (1970 – 1990)
Penggunaan
Large Scale Integration (LSI) disebut juga dengan nama Bipolar Large
Scale Integration.
- Dikembangkan komputer Mikro yang menggunakan Micro Processor dan Semi Conductor yang berbentuk Chip untuk memori komputer generasi sebelumnya masih menggunakan Magnetic Core Storage.
- Komputer Generasi Kelima (mulai 1990-an)
- Komputer ini sedang dalam pengembangan komponen yang digunakan adalah VLSI (Very Large Scale Integration)
- Teknologi yang kemungkinan bisa menggantikan Chips
- Dapat menterjemahkan bahasa manusia dan manusia dapat bercakap-cakap langsung dengan komputer.
Klasifikasi
Arsitektur Komputer
Pada
komputer terdapat berbagai klasifikasinya dalam hal apapun. Setiap
komputer tentunya memilik klasifikasi masing-masing. Disini membahas
mengenai klasifikasi arsitekturnya menurut Von Neumann dan Non Von
Neumann.
Kriteria
mesin Von Neumann :
- Mempunyai subsistem hardware dasar yaitu sebuah CPU, sebuah memori dan sebuah
I/O sistem. - Merupakan stored-program computer
- Menjalankan instruksi secara berurutan
- Mempunyai jalur (path) bus antara memori dan CPU
Pada
tahun 1966, Flyyn mengklasifikasikan arsitektur komputer berdasarkan
sifatnya yaitu :
- Jumlah prosesor
- Jumlah program yang dapat dijalankan
- Struktur memori
Menurut
Flyyn ada 4 klasifikasi komputer :
- SISD (Single Instruction Stream, Single Data Stream)
Satu
CPU yang mengeksekusi instruksi satu persatu dan menjemput atau
menyimpan data satu persatu.
- SIMD (Single Instruction Stream, Multiple Data Stream)
Satu
unit kontrol yang mengeksekusi aliran tunggal instruksi, tetapi lebih
dari satu Elemen Pemroses.
- MISD (Multiple Instruction Stream, Single Data Stream)
Mengeksekusi
beberapa program yang berbeda terhadap data yang sama. Ada dua
kategori :
- Mesin dengan Unit pemroses berbeda dengan instruksi yang berbeda dengan data yang sama (sampai sekarang tidak ada mesin yang seperti ini).
- Mesin, dimana data akan mengalir ke elemen pemroses serial.
- MIMD (Multiple Instruction Stream, Multiple Data Stream)
Juga
disebut multiprocessors, dimana lebih dari satu proses dapat
dieksekusi berikut terhadap dengan datanya masing-masing,
Kualitas
Arsitektur Komputer
Kualitas
arsitektur komputer merupakan suatu yang menentukan komputer itu baik
atau tidak. Komputer dikatakan baik jika memiliki kualitas yang baik
dalam hal apapun. Begitu juga komputer dikatakan tidak baik jika
komputer tersebut tidak dapat memenuhi apa yg diperintahkan atau
diinginkan pengguna. Hal yang dipenuhi inilah yang disebut dengan
kualitas. Adapun kualitas arsitektur komputer yaitu :
- Generalitas
Generalitas
adalah ukuran besarnya jangkauan aplikasi yang bisa cocok dengan
arsitektur. dan komputer yang terutama digunakan untuk aplikasi
bisnis menggunakan aritmetik decimal. Sistem umum memberikan dua
jenis aritmetik. Salah satu pembahasan utama oleh kalangan peneliti
komputer selama tahun 1980-an adalah persoalan bagusnya generalitas.
Salah satu argumen komersial dalam menerapkan generalitas adalah
bahwa, karena ia menyebabkan perancangan komputer menjadi sulit,
perusahaan yang melakukan perancangan tersebut bisa mengurangi
peniruan rancangan oleh perusahaan lain.
- Daya Terap
Daya
terap (applicability) adalah pemanfaatan arsitektur untuk penggunaan
yang telah direncanakannya. Buku ini membahas komputer yang terutama
dirancang untuk satu dari dua area aplikasi utama : (1) aplikasi
ilmiah dan teknis dan (2) aplikasi komersil biasa. Aplikasi ilmiah
dan teknis adalah aplikasi yang biasanya untuk memecahkan persamaan
kompleks dan untuk penggunaan aritmetik floating point ekstensif.
- Efisiensi
Efisiensi
adalah ukuran rata-rata jumlah hardware dalam komputer yang selalu
sibuk selama penggunaannya biasa. Arsitektur yang efisien
memungkinkan (namun tidak memastikan) terjadinya implementasi yang
efisien. Salah satu sifat arsitektur yang efisien adalah bahwa ia
secara relatif cenderung sederhana. Karena untuk merancang sistem
yang kompleks secara benar begitu sulit, maka kebanyakan komputer
mempunyai sebuah komputer inti (core computer) efisien yang
sederhana, yaitu CU.
- Kemudahan Penggunaan
Kemudahan
penggunaan arsitektur adalah ukuran kesederhanan bagi programmer
sistem untuk mengembangkan atau membuat software untuk arsitektur
tersebut, misalnya sistem pengoperasiannya atau compilernya. Oleh
karena itu, kemudahan penggunaan ini merupakan fungsi ISA dan
berkaitan erat dengan generalitas.
- Daya Terap
Dua
ukuran yang terakhir daya tempa dan daya kembang umumnya berlaku
untuk implementasi komputer dalam satu rumpun. Daya terap arsitektur
adalah ukuran kemudahan bagi perancang untuk mengimplementasikan
komputer (yang mempunyai arsitektur itu) dalam jangkauan yang luas.
Pada Apple Macintosh atau IBM PC AT, spesifIkasi arsitekturnya jauh
lebih lengkap, sehingga semua implementasi hampir sama.
- Daya Kembang
Daya
kembang (expandability) adalah ukuran kemudahan bagi perancang untuk
meningkatkan kemampuan arsitektur, misalnya kemampuan ukuran memori
maksimumnya atau kemampuan aritmetiknya. Dalam hal ini, daya kembang
juga berkaitan dengan jumlah CPU yang dapat digunakan oleh system
secara efektif. Barrier (penyangga) pada komputer yang mempunyai CPU
lebih dari satu umumnya tidak jelas. Jika programmer sistem
mendapatkan kesulitan untuk menyinkronkan CPU-CPU, rnisalnya, maka
sinkronisasi ini secara efektif akan membatasi jumlah CPU yang dapat
digunakan sistem.
Keberhasilan
Arsitektur Komputer
1
. Manfaat Arsitektural
Ada
empat ukuran pokok yang menentukan keberhasilan arsitektur,
yaitu manfaat arsitekturalnya (architectural merit) :
- Daya terap Sebaiknya, arsitektur ditujukan untuk aplikasi yang telah ditentukan.
- Daya tempa. Bila arsitekturlebih mudah membangunsistem yang kecil, maka ia akan lebih baik.
- Daya kembang. Lebih besar daya kembang arsitektur dalam daya komputasi, ukuran memori, kapasitasI/O, dan jumlah prosesor,maka ia kan lebih baik.
- Kompatibilitas (daya serasi-pasang).
2.
Keterbukaan Arsitektur
Arsitektur
dikatakan open (terbuka) bila perancangnya mempublikasikan
spesifikasinya.
3.
Keberadaan model pemrograman yang kompatibel don bisa dipahami.
Beberapa
komputer yang berparalel tinggi begitu sulit untuk digunakan,
sehingga ia hanya menjadi daya tarik bagi para analis untuk menemukan
cara baru untuk menggunakannya.
4.
Kualitas implementasi awal.
Ada
beberapa komputer yang nampaknya merupakan mesin yang baik, yang
mempunyai software dan sifat operasional yang baik.
5.
Kinerja Sistem
Kinerja
sistem sebagian ditentukan oleh kecepatan komputer. Untuk mengukur
kinerja komputer, para arsitek menjalankan serangakian program yang
standart, yang disebut benchmark,pada komputer. Benchmark ini
memungkinkan arsitek untuk menentukan kecepatan relatif dari semua
komputer yang menjalankan benchmark tersebut dan menentukan kecepatan
absolute dari tiap komputer. Hasilnya bermanfaat bagi arsitek untuk
melaporkan kinerja sistem dengan menggunakan berbagai performance
metrics (metrik kinerja).
6.
Biaya Sistem
Bagian
pokok dari biaya sistem computer adalah biaya peralatan logika
dasarnya, yang sangat bervariasi dari peralatan satu dengan yang
lainnya. beberapa aplikasi dengan metrik tersebut
diperlukan adalah :
- Reliabilitas (keandalan) adalah sangat diperlukan oleh computer yang digunakan untuk mengontrol penerbangan, mengontrol kearnanan instalasi nuklir, atau kegiatan apa saja yang mempertaruhkan keselarnatan manusia.
- Kemudahan perbaikan khususnya penting bagi komputer yang mempunyai jumlah komponen yang besar.DAFTAR PUSTAKADwi Harjo, A. 2016. http://dwihardjoapriyanto.blogspot.com/2016/09/evolusi-arsitektur-komputer.html, Diakses 10 Oktober 2018RIDOK, A. 2014. Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK), 1(1), 39-44.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar